Teruslah berusaha dan pasrahkanlah hasilnya pada Yang Maha Kuasa
Pagi ini kata-kata itu kembali memukau saya, tepatnya setelah sampai ke kantor tepat waktu. Pagi ini saya bangun tidur terlambat (mungkin karena malam sebelumnya saya baru bisa tidur pada tengah malam). Dengan perasaan, yang entah mengapa, santai saya segera mandi dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Saya memutuskan untuk menggunakan angkutan umum yang biasanya membuat saya yakin bahwa nanti sampai di kantor terlambat. Apalagi jam berangkat saya pun sudah bisa dibilang siang. Namun, sebelum berangkat saya mencoba untuk menghubungi beberapa teman, siapa tahu ada yang bisa boncengin saya. Wah, ternyata ponsel mereka tidak ada yang aktif.
Akhirnya, saya tetap berangkat dengan menggunakan angkutan umum. Saya sudah siap untuk telat dan siap untuk menerima potongan tunjangan. Kepala saya sudah dipenuhi dengan bayangan kemacetan dan penuh sesaknya angkutan umum yang akan saya tumpangi, yang penting sampai kantor dengan selamat. Saya memasrahkan semuanya pada Allah. Namun, kuasa Allah memang tiada tara. Perjalanan ke kantor bisa dikatakan lancar. Tanpa ada kemacetan yang berarti sehingga akhirnya saya sampai ke kantor tepat waktu, sebelum waktu absen berakhir. Suatu hal yang melebihi harapan saya.
Dari kejadian ini ada beberapa pelajaran yang dapat diambil, antara lain :
- Jangan lekas berputus asa, tetaplah melakukan yang terbaik untuk hal yang ingin kita capai.
- Kita memang butuh bantuan, namun bukan berarti kita harus tergantung dengan bantuan itu. Gunakan segala media yang ada di sekeliling kita untuk mewujudkan tujuan kita.
- Tetap fokus pada tujuan terpenting menurut kita. Jangan terpecah-pecah dengan tujuan-tujuan yang lain.
- Pasrahkanlah semuanya pada Allah. Semua yang terjadi di dunia ini atas izin dari Allah.
Lakukan yang terbaik selagi kita mampu dan biarkan Allah yang mengurusi sisanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar